KONKRET.ID – Sebelumnya Kepala Dinas dan Kasi di Dinas Pendidikan Kebupaten Bengkulu Utara terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Personel Reskrimsus Polda Bengkulu, terkait dengan fee proyek. Kali ini giliran Guru salah satu SMA Negeri di Kepahiang inisial An terjaring OTT diduga terkait dengan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP).
Baca : Kadis dan Kasi di Dinas Pendidikan BU Kabarnya Terjaring OTT
Oknum guru SMA ini ditangkap oleh Tim Elang Jupi dan Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang di salah satu Bank yang berada di Kelurahan Dusun Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Selasa 22/11/2022.
Berdasarkan keterangan dari salah seorang siswi di sekolah tersebut, sang oknum guru terjaring OTT lantaran melakukan pemotongan dana PIP. Pemotongan dilakukan dengan alasan untuk biaya transportasi dan piagam.
“Kami yang menerima bantuan 31 orang dan saya kan kelas satu jadi baru pertama kali menerima bantuan ini. Kami dak tau yang jelas duitnyo dipotong katonyo untuk ongkos dan piagam. Dan piagamnyo kami dak tau piagam apo,” ucap siswi tersebut, (identitasnya dirahasiakan).
Sementara Kapolres Kepahiang AKBP. Yana Supriatna, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu. Doni Juniansyah, SM. Membenarkan tentang adanya OTT tersebut. Saat ini, kata dia masih dalam proses penyelidikan.
“Iya benar, sekarang masih dalam penyelidikan kami,” tegas Kasat Reskrim Iptu. Doni Juniansyah, SM.
Data terhimpun, sang oknum guru diduga memangkas pencairan dana PIP sebesar Rp. 150 ribu dari 31 orang siswa dengan modus Rp. 100 ribu untuk menebus piagam, dari anggota DPR RI Dewi Coryati dan Rp. 50 ribu untuk pengganti uang minyak karena siswa ditemani ke Bank saat pencairan. [*]




































Respon (1)