/
/
banner 728x250
BanyuasinSumsel

Karyawan PT Melania Indonesia Kian Menjerit, Hampir Dua Bulan Gaji Belum Dibayar

4726
×

Karyawan PT Melania Indonesia Kian Menjerit, Hampir Dua Bulan Gaji Belum Dibayar

Sebarkan artikel ini
banner 728x250

BANYUASIN – Karyawan PT Melani Indonesia Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) kian menjerit, lantaran terhitung hampir dua bulan ini jeri keringat alias kerja keras para karyawan di PT Melania tak kunjung dibayar.

Sampai saat ini karyawan PT Melania tak mendapat kejelasan dari pihak PT Melania terkait pembayaran gajinya yang sudah dua bulan ini belum dibayar.

Sementara para karyawan sangat membutuhkan upah gajinya tersebut sekedar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Belum ada kepastian kapan gajian, sudah dua bulan ini kami tidak gajian, sementara kami sudah tidak punya uang sama sekali,” ujar karyawan PT Melania saat dimintai keterangan wartawan.

Akibatnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari beberapa karyawan PT Melania terpaksa berhutang.

“Hutang sudah banyak, angsuran kredit motor belum dibayar, belum lagi biaya anak sekolah, dan lain-lain, kami sudah tak kuat dengan kondisi seperti ini,” ujar Karyawan PT Melania yang minta namanya tidak disebutkan.

Dikatakannya, keterlambatan pembayaran gaji karyawan ini sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu, semenjak kepengurusan PT Melania Sipef berganti menjadi kepengurusan Shamrock.

“Dulu waktu PT Melania masih Sipef enak gaji karyawan tidak pernah telat, setiap awal bulan sebelum tanggal 10 pasti sudah dibayar, bedah dengan kepengurusan sekarang gaji telat terus, kebijakan banyak yang diubah, BPJS ketenagakerjaan juga kadang telat jadi orang yang sudah pensiun mau ambil uang blm bisa karena BPJS belum dibayar PT,” bebernya.

Kendati demikian, para karyawan PT Melania hanya bisa pasrah dan berdoa sembari menunggu kepastian.

“Meskipun gaji kami belum dibayar kami tetap bekerja seperti biasa, kami hanya bisa pasrah dan berdoa, mau berontak juga percuma takut nanti kena sanksi dari perusahaan,’ ujarnya.

Baca Juga :  Empat Lawang Kembali Toreh Prestasi Tentang Keterbukaan Informasi Publik

Sementara, Ketua Serikat SPMI PT Melania Sukarman mengatakan, pihaknya juga tidak bisa memastikan kapan gaji karyawan dibayar.

“Mungkin awal bulan minggu-minggu ini, aku sudah berusaha tunggu saja sampai habis minggu ini,” singkatnya saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp.

Senada dikatakan KTU PT Melania Fauzan yang juga tidak bisa memastikan kapan gaji karyawan dibayar.

Fauzan menjelaskan, keterlambatan pembayaran gaji karyawan PT Melania baru terhitung satu bulan belum dua bulan.

“Yang terlambat itu bulan September kalo untuk yang bulan Oktober ini kan kita belum tutup buku jadi belum bisa dibilang itu terlambat, jadi untuk saat ini yang kita usahakan yang di bulan September,” jelasnya.

Fauzan juga menuturkan, keterlambatan pembayaran gaji karyawan ini dikarenakan kondisi pemasaran karet yang kurang stabil.

“Kondisi pemasaran karet saat ini yang kurang stabil,” ujarnya.

Pewarta : Shr

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *