/
/
banner 728x250
AdvertorialBanyuasinDaerahPendidikan

Orang Tua dan Wali Murid SMP N 6 Rantau Bayur Gelar Tasyakuran Pelepasan Siswa

1300
×

Orang Tua dan Wali Murid SMP N 6 Rantau Bayur Gelar Tasyakuran Pelepasan Siswa

Sebarkan artikel ini
banner 728x250

BANYUASIN, – Orang tua bersama wali siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin menggelar tasyakuran dan pelepasan siswa kelas IX tahun ajaran 2024 – 2025 pada Sabtu, 31 Mei 2025, meminjam halaman SMPN 6 Rantau Bayur.

Tasyakuran dan Pelepasan siswa kelas IX tahun ajaran 2024 – 2025 ini mengusung konsep “Menuju Masa Depan Gemilang Bersama Generasi Emas.”

Sebanyak 54 siswa dan siswi kelas IX SMPN 6 Rantau Bayur yang mengikuti acara ini. Salah satu rangkaian acara tasyakuran adalah pemasangan gordon tanda benar mereka adalah siswa siswi kelas IX uang telah mengakhiri proses pbelajaran selama tiga tahun di SMPN 6 Rantau Bayur.

Kemudian diakhiri acara sungkeman siswa siswi kepada Kepala Sekolah dan dewan guru tanda terima kasih mereka yang telah di beri pendidikan untuk membentuk generasi yang beradab, berakhlak sesuai dengan tujuan pendidikan Indonesia.

Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Rantau Bayur, Mardayeni, SE., MSi, mengucapkan selamat dalam acara Tasyakuran dan Pelepasan ini dan berharap para siswa siswi lulusan SMPN 6 Rantau Bayur dapat mengembangkan ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, dan mampu masuk ke sekolah SMA, MA, dan SMK Negeri.

“Atas nama keluarga besar SMPN 6 Rantau Bayur, kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang sudah dipercayai mendidik anak anak mereka . Insya Allah hasil Assessment Sumatif Akhir Jenjang akan diberikan tgl. 2 Juni 2025 semoga apa yang diharapkan orang tua wali murid dapat terwujud untuk memberikan kepercayaan kepada anak anak dalam meraih apa yang dicita-citakan dan dapat terwujud, dan pesan kepala sekolah untuk siswa siswi kelas IX” teruslah belajar dan berproses “. ucapnya.

Baca Juga :  Pemdes Kembang Manis Beri Makanan Tambahan Untuk Ibu Hamil dan Balita Stunting

Pada kesempatan ini, ibu Mardayeni juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Komite Sekolah dan para orang tua yang telah menyiapkan kegiatan ini sedemikian rupa. “Saya melihat semangat yang tinggi dari mereka,” katanya.

Ia juga menyampaikan, mengingatkan pada saat rapat orang tua siswa tentang kelulusan dan kemudian saat pelepasan, bukan hanya dari Kepala Sekolah saja, Dinas Pendidikan dan Kecamatan, sebisa mungkin para siswa yang telah berhasil mendapat keterangan Lulus utk tahun pelajaran 2024 – 2025 dapat dilanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Sebab kewajiban bukan hanya wajib belajar 9 tahun, tetapi sampai 12 tahun. Agar bisa membantu program pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ungkapnya.

Mardayeni menegaskan bahwa di zaman era globalisasi ini, sekolah tetap menjadi penggerak, maka guru-guru juga harus memiliki kompetensi dan komitmen dalam mengajar, mendidik anak-anak dengan rasa kasih sayang agar mereka mendapatkan kenangan yang berharga.

Dikatakannya, kegiatan acara pelepasan ini bisa dilaksanakan melalui tahapan-tahapan berdasarkan hasil musyawarah komite dan orang tua siswa. Pihak sekolah hanya mengizinkan untuk dapat memakai fasilitas sekolah dan semua guru , staf dan kepala sekolah sebagai tamu undangan.

“Dari hasil musyawarah itu, orang tua siswa menyambut dengan baik dan sekaligus orang tua siswa kelas IX langsung mengadakan pembentukan kepanitiaan, dimana ada paguyuban hal tersebut dijelaskan komite dan ketua panitia pelaksana selaku mewakili orang tua wali murid,” katanya.

Disebutkan, pengisi acara adalah kolaborasi anak kelas IX dan Kelas VIII. hal tersebut terlihat dari persiapan yang matang dari siswa siswi tersebut.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar, pihak sekolah bangga dengan tampilan kreasi siswa siswi yang memukau, banyak prestasi telah terukir untuk SMPN 6 Rantau Bayur atas kreatifitas yang dilaksanakan melalui ekstrakurikuler,” ucapnya.

Baca Juga :  Pengemudi Perlu Catat 7 Poin Pelanggaran Lalulintas Ini

Adapun terkait dana dikeluarkan dengan suka rela dari orang tua siswa kelas IX tanpa melibatkan pihak manapun.

“Untuk sumbangan itu, yang menentukan adalah orang tua siswa, kami pihak sekolah tidak ikut campur terkait sumbangan tersebut,” ujar kepala SMPN 6 Rantau Bayur. Sabtu.

Pewarta : Shr

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *