KONKRET.ID LEBONG – Ketika dikonfirmasi soal kondisi terkini Jalan Usaha Tani (JUT) di desanya, Kepala Desa (Kades) Karang Dapo Atas, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, Idaryani malah sebut coba cek pekerjaan desa lain, hampir seluruhnya bermasalah.
Awak media awalnya bermaksud mendapatkan penjelasan Kades, terkait dengan kondisi JUT yang baru satu tahun dibangun sudah dipenuhi semak belukar. Namun penjelasan dari Kades tak berhasil didapat, sebab dia mengaku tidak tahu menahu, baik anggaran maupun volumenya.
“Saya tidak tahu menahu tentang anggaran. Percuma kamu tanya sama saya, tanya saja ke camat, kalau masalah volume tanya saja dengan tenaga teknis,” cetusnya, Sabtu (15/10/2022).
Kades Indayani bahkan menuding awak media seolah-olah mencari-cari kesalahannya. Karena menurut dia bukan hanya pekerjaan fisik di desanya yang bermasalah.
“Coba cek pekerjaan desa lain, silahkan kamu konfirmasi ke situ. Jangan mentang-mentang saya perempuan kamu seenaknya, saya ini ada yang mendampingi,” tukasnya dengan nada tinggi.
Data terhimpun, melalui dana desa pada tahun 2021 silam, Pemdes Karang Dapo Atas membangun JUT di Dusun III sepanjang lebih kurang 300 meter. Namun tidak diketahui berapa anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan JUT tersebut.
Salah seorang warga, secara terpisah mengemukakan, setahu dia JUT yang dibangun oleh pemerintah desa Karang Dapo Atas itu memang bukan usulan dari masyarakat karena tidak pernah digelar Musdes sebelumnya.
Dia berpendapat, seharusnya Kades membelanjakan dana desa sesuai dengan usulan dan kebutuhan masyarakat berdasarkan skala prioritas. Jika memang jalan tersebut merupakan usulan dari masyarakat, dia yakin kondisinya tidak seperti sekarang.
“Aset yang sudah dibangun seharusnya dirawat. Kades juga harus transparan dalam pengelolaan dana desa karena yang dikelolanya itu adalah uang masyarakat,” tandasnya.
Pewarta : Yofing


































