KONKRET.ID – Salah seorang pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu yang bertugas di UPT Dinas Pendidikan Kabupaten Lebong dipolisikan oleh saudara atau kerabatnya sendiri Yusnaini (62). Laporan disampaikan pada selasa lalu, 24 Januari 2023, atas dugaan penganiayaan.
Kapolres Lebong, melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, IPTU Hasan Basri membenarkan tentang adanya laporan yang disampaikan oleh Yusnaini. Saat ini, kata Kapolsek, pihaknya telah menindak lanjuti laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan serta pengumpulan barang bukti serta keterangan.
“Benar, memang ada laporan dari warga Kelurahan Topos Kecamatan Topos dengan terlapor adalah salah satu warga desa Talang Baru 1 Kecamatan Topos yang kami terima,” terang Kapolsek.
Sementara itu, Camat Topos, Zerly, SH menyebutkan memang antara pihak pelapor dan terlapor ada hubungan kekerabatan yang sangat dekat. Namun mengingat permasalahan ini sudah masuk ke ranah hukum maka, kata dia, sudah menjadi kewenangan aparat penegak hukum.
“Saya tahu persis antara pelapor dengan terlapor, adalah kerabat dekat yang memiliki pertalian darah yang sangat dekat, akan tetapi karena permasalahan ini sudah dilaporkan kepada aparat penegak hukum, maka proses hukum selanjutnya kita serahkan kepada pihak yang berwajib,” ungkap Zerly.
Sedangkan terlapor, hingga berita ini ditayangkan, belum berhasil dimintai keterangannya. Sekalipun telah berkali-kali dihubungi melalui sambungan seluler dan melalui pesan Whatsapp belum diperoleh jawaban.
Pewarta : Rudhy




































Respon (1)