KONKRET.ID – Salah seorang oknum warga yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pengemudi kendaraan yang melintas di ruas jalan Desa Urai-Bintunan Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, kabarnya melakukan tindak penganiayaan dan merampas uang milik pengemudi truk, Minggu malam 06/11/2022 sekira pukul 19.00 WIB.
Diduga, oknum tersebut melakukan kekerasan lantaran sang pengemudi bernama Sodik Yunanto (44) asal Jawa itu tidak memberikan uang kepada dia. Saat kejadian Sodik tengah mengemudikan truknya dari arah Ketahun menuju ke arah Batik Nau.

Pihak kepolisian membenarkan kejadian tersebut. Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana, melalui Kapolsek Batik Bau Iptu Hardiansyah, SH kepada awak media mengatakan, pihaknya mendapat info sekira pukul 20.00 WIB.
“Ketika petugas mendatangi lokasi, korban yang diketahui membawa hasil bumi cabe dari Jawa itu sudah tidak ada di lokasi. Korban pun tidak mau melapor, pada saat petugas tiba di lokasi tidak ketemu dengan korban,” terang Kapolsek, Senin.
Dijelaskan Iptu Hardiansyah, pada saat kendaraan melintas di Desa Urai, Kecamatan Ketahun, pengemudi diminta uang sebesar Rp 100 .000 oleh oknum yang diduga melakukan pungli.
“Lantaran korban tidak memberikan uang yang diminata dan terus melaju, kemudian korban dikejar. Setibanya di Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau, korban kembali diberhentikan dan mendapat tindak penganiayaan. Bahkan uang senilai Rp 300.00 milik korban juga dirampas,” papar Kapolsek. [*]



































