/
/
banner 728x250
BanyuasinPendidikan

Kepala SMP di Banyuasin Bantah Dugaan Pungli di Sekolahnya

1143
×

Kepala SMP di Banyuasin Bantah Dugaan Pungli di Sekolahnya

Sebarkan artikel ini
SMPN N 6 Rantau Bayur, Banyuasin
banner 728x250

BANYUASIN – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Sumsel membantah jika disebut ada pungli di sekolahnya.

Bantahan itu terkait dengan tudingan yang diungkapkan oleh Salah satu lembaga di Banyuasin yang mengklaim adanya dugaan pungli berupa denda disiplin terhadap siswa.

Bahkan kabarnya, dugaan adanya pungli ini telah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banyuasin.

Menanggapi hal itu, Kepsek SMPN 6 Rantau Bayur Mardayemi SE MSi langsung mengumpulkan para guru untuk melakukan klarifikasi, pada Rabu siang 26 Juli 2023 jam 13.00 WIB.

Setelah ditanyakan kepada para guru, ternyata pungutan dimaksud oleh lembaga tersebut adalah berupa denda yang merupakan hasil kesepakatan kelas, dan kesepakatan itu dibuat oleh siswa dikelas itu sendiri.

“Tujuan kesepakatan kelas berupa denda tersebut adalah semata mata untuk meningkatkan kedisiplinan siswa, guna pembiasaan tentang kehadiran. Bukan untuk kepentingan pribadi atau untuk memperkaya diri sendiri,” terang dia.

Uang denda itu pun lanjut Mardayemi, sifatnya untuk sementara, nantinya akan dikembalikan kepada siswa. Itupun baru dilakukan satu minggu terakhir, sebagai uji coba apakah hal tersebut bisa meningkatkan kedisiplinan siswa.

“Kenyataannya, setelah dibuat kesepakatan tersebut dampaknya siswa dikelas semakin rajin dan antusias dalam mengikuti proses kegiatan belajar. Setelah kedisiplinan menjadi pembiasaan, kesepakatan berupa denda dihapus dan tidak diberlakukan kembali,” beber dia.

Mardayemi menuturkan, bahwa ia selaku pimpinan Satuan Pendidikan tidak pernah mengarahkan, membiarkan apalagi menyuruh, atau memberi peluang dan sejenis nya untuk melakukan pungli di sekolah yang ia pimpin.

“Karna saya dari awal memimpin telah berkomitmen kepada guru dan pegawai untuk selalu melakukan perubahan dan berinovasi dalam hal yang positif,” ucapnya.

Baca Juga :  SDN 10 Rantau Bayur Gelar Upacara Hardiknas 2023

“Mengembangkan sekolah dengan bersama sama mewujudkan pendidikan yang bermutu, beriman dan berakhlak mulia. Menjadikan siswa berkarakter sesuai visi misi sekolah,” tambah dia.

Diakui olehnya, hal ini telah ditindaklanjuti dengan cara memberikan teguran secara lisan maupun tertulis kepada salah satu guru tersebut. Kemudian diminta membuat pernyataan agar setiap kebijakan supaya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pimpinan.

“Terlepas dari itu sebagai manusia biasa yang memiliki kekurangan, kelebihan dan diluar sepengetahuan saya. Hal ini terjadi maka saya selaku Kepala Sekolah mewakili salah satu guru tersebut mohon maaf, apabila kesepakatan yang telah dibuat salah satu guru wali kelas dinilai salah,” ucap dia.

Mardayemi juga menegaskan bahwa pihaknya sebagai salah satu sekolah yang mendukung dan selalu mengimplementasikan program Bupati Banyuasin untuk mewujudkan Banyuasin Cerdas dan religius.

“Dengan masalah ini kedepan akan lebih memperkuat kembali sistem koordinasi dan konsultasi sebelum bertindak dan berbuat dengan cara melakukan pendampingan dengan membentuk sistem koordinasi yang kuat dan terarah,”pungkas dia.

Pewarta : Shr

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *