/
/
banner 728x250
Bengkulu UtaraPeristiwa

Terkait dengan Barcode, Supir Truk Batubara Gelar Aksi Protes di SPBU Lais

628
×

Terkait dengan Barcode, Supir Truk Batubara Gelar Aksi Protes di SPBU Lais

Sebarkan artikel ini
banner 728x250

BENGKULU UTARA – Sejumlah sopir truck batubara melakukan aksi protes lantaran pihak SPBU tidak lagi melayani pengisian BBM solar bersubsidi kepada kendaraan yang tidak dapat menunjukkan barcode pengisian BBM subsidi ataupun barcode yang sedang terblokir. Sabtu 09/09/2023.

Sekalipun pihak SPBU sudah menjelaskan bahwa tanpa barcode tidak akan dilayani pengisian BBM subsidi, para supir ini tetap memaksa agar truknya dilayani dan diisi BBM subsidi.

Aksi protes para supir truck batubara ini kabarnya menyebabkan gangguan terhadap pelayanan pengisian BBM di SPBU 24.38635 karena banyaknya truk yang terparkir dalam posisi mengantri.

Pihak kepolisian dari Polsek Lais yang dipimpin oleh Kapolsek Lais Iptu Sukamto langsung turun ke lokasi melakukan pengamanan terhadap aksi protes para supir truck batubara hari itu.

Kapolsek Lais memberikan penjelasan kepada para sopir dump truck, bahwa SPBU tidak dapat melayani pengisian BBM jenis Bio Solar tanpa menggunakan Barcode.

Sebab, kata Kapolsek bila pihak SPBU melanggar ketentuan Pertamina, tetap melayani penjualan BBM susbsidi tanpa menggunakan barcode maka SPBU akan mendapat sanksi dari Pertamina.

Dan Kapolsek Lais memberikan arahan kepada para Supir agar segera mengurus barcode yang belum ada ataupun barcode yang saat ini terblokir, dan agar dikoordinir dalam pengurusan barcode ini ke Pertamina.

Kapolsek juga menyampaikan himbauan agar para sopir tetap menjaga situasi kamtibmas, dan agar tidak terprovokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab

Mendapatkan penjelasan dari Kapolsek Lais, para supir dump truck yang melakukan aksi protes dapat memahami dan Kapolsek Lais memerintahkan kepada para sopir truk batubara tersebut untuk memindahkan truknya agar tidak menghalangi kegiatan penyaluran BBM.

Dimintai keterangan dalam kesempatan terpisah, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardan, S.I.K.,M.M. , melalui Kapolsek Lais Iptu Sukamto menjelaskan bahwa aksi protes para supir truk ini karena permasalahan barcode.

Baca Juga :  Bengkulu Utara Peringkat Tertinggi Se-Provinsi, Raih Status 'Optimal' untuk Data Geospasial

” Kita jelaskan apa sebab SPBU tidak melayani pengisian BBM ke kedaraan yang tidak memiliki barcode, para supir dapat memahami penjelasan kita dan pelayanan pengisian BBM kembali lancar,” kata Kapolsek. [**]

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *