KONKRET.ID – Tidak kurang dari seratus hektar sawah di 4 desa di Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu terendam banjir. Menurut keterangan BPBD setempat jumlah lahan sawah yang terdampak seluas 110 hektar.
Kepala pelaksana BPBD Lebong, melalui Kabid Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lebong, Hendra Surya menyebut, banjir mulai melanda pada Selasa sore (25/10/2022) sekira pukul 17.30 WIB
“Banjir ini terjadi pada hari Selasa tanggal 25 Oktober 2022, merendam pemukiman dan areal persawahan di empat desa di Kecamatan Uram Jaya,” kata Hendra Surya, Rabu.
Tidak ada korban jiwa, sedangkan untuk jumlah kerugian materi, kata dia, sedang dilakukan penghitungan oleh perangkat desa terutama areal pertanian sawah yang terdampak diantaranya 50 hektare di Desa Lemeu dan 60 hektare di Desa Kota Agung.
Selain itu, banjir juga merendam dua unit sarana air bersih yang ada di Desa Lemeu, dan mengakibatkan jembatan gantung di Desa Kota Agung putus. Pemukiman terdampak sebanyak 418 rumah di Desa Lemeu, 50 rumah di wilayah Desa Betangur, 100 rumah di Desa Kota Agung dan 20 rumah di Desa Embong.
Menurut dia, saat ini kondisi banjir yang melanda empat desa ini sudah mulai menyurut, di mana saat kejadian sempat terendam hingga 1 meter sehingga pihaknya bersama dengan petugas TNI/Polri bersama perangkat kecamatan dan desa melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang terdampak.
“Kami mengimbau kepada masyarakat wilayah itu agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat masa cuaca ekstrim belum berakhir, dan menurut prediksi BMKG akan terjadi hingga november 2022,” terang dia.



































Respon (1)