/
/
banner 728x250
PeristiwaRejang Lebong

PLN Salah Putus Aliran Listrik di Rumah Penggali Kubur, Ujungnya Begini

728
×

PLN Salah Putus Aliran Listrik di Rumah Penggali Kubur, Ujungnya Begini

Sebarkan artikel ini
Surat Pemberitahuan Pemutusan ditempel di pintu rumah
banner 728x250

KONKRET.ID – Petugas PLN Curup, Rejang Lebong salah target dalam melakukan pemutusan aliran listrik di rumah pelanggan. Petugas memutus aliran listrik atas nama pelanggan Hasan Basri di jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Istiqomah Curup Tengah yang ditempati oleh Rendi (35), yang sehari-hari bekerja sebagai penggali kubur. Sedangkan rekening yang menunggak sebagaimana tertera pada surat pemberitahuan pemutusan atas nama Syafri.

Pemutusan dilakukan Jumat siang (20/01/2023) saat itu rumah dalam keadaan kosong, Rendi dan istrinya tak berada di rumah. Rendi sedang bekerja menggali kubur, sementara istrinya waktu itu tengah menjemput anaknya pulang dari sekolah.

Setibanya di rumah Istri Rendi melihat listrik sudah diputus oleh petugas PLN karena menunggak, berikut ada surat pemberitahuan tunggakan dan pemutusan sementara ditempelkan di pintu rumah. Sang istri pun panik lalu menelpon suaminya Rendi.

Mendapat telepon dari istrinya, Rendi langsung pulang, karena ia merasa selalu membayar tagihan listrik tepat waktu, alias tak pernah menunggak. Dia terpaksa buru-buru pulang, padahal waktu itu ia harus menyelesaikan segera penggalian kunur, mengingat ada warga yang meninggal dan akan dikebumikan usai Sholat Jumat.

“Saya lagi menggali kubur tiba-tiba mendapat telepon dari istri saya yang mengatakan bahwa aliran listrik di rumah kami diputus oleh PLN karena menunggak. Waktu itu galian belum selesai,” tutur Rendi.

Kejadian itu kemudian dilaporkan oleh Rendi kepada Ketua RT setempat. Mendapat laporan itu Ketua RT pun ikut menjadi geram, karena diduga petugas PLN telah melakukan kekeliruan dan melakukan tindakan pemutusan sepihak.

Namun pada Jumat sore, lanjut Rendi petugas PLN kembali memasang KWH Meteran listrik yang telah diputusnya, petugas PLN yang datang ke rumahnya berjumlah 3 orang dan meminta maaf atas kesalahan tersebut.

Baca Juga :  Enggano Diguncang Gempa Magnitudo 6,8

Setelah ditelusuri dengan seksama, ternyata petugas PLN salah lokasi pemutusan karena, baik nama maupun ID pelanggan berikut nomor meter sejatinya bukan di rumah yang ditempati Rendi. Alamat pemutusan itu atas nama Syafri tersebut berada di seberang rumah Rendi.

Anehnya setelah diketahui rumah yang menunggak itu, petugas PLN malah tidak melakukan pemutusan seperti yang ia lakukan di rumah Rendi, pihak pelanggan hanya diberi teguran dan diminta agar segera melunasi tunggakan rekeningnya.

“Setelah dicari ternyata rumah yang menunggak itu ada di sebarang rumah kita. Ya kami berharap tidak ada lagi kesalahan serupa terjadi, dan pihak PLN harus lebih cermat dalam mengambil tindakan,” ucap Rendi. [*]

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *