BANYUASIN – Kepala Desa Rejodadi, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Gunawan menerangkan bahwa kejadian penggerebekan Manager perusahan PT Melania Indonesia di rumah janda tersebut memang betul-betul terjadi.
Menurut Kades, dia sengaja hadir pada aksi penggerebekan Kamis malam 03 Agustus 2023 itu, guna menghindari terjadinya aksi kekerasan dari masyarakat dan berupaya agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Kades mengatakan, sang manager inisial So mengaku bahwa dirinya telah menikah siri dengan janda beranak satu tersebut. Namun bukti bahwa ia telah menikah belum ada.
“Menurut pengakuan beliau, ia telah menikah siri dengan perempuan itu, makanya ia tidur di rumah itu. Namun buktinya belum ada,” kata Kades, Jumat siang, 04 Agustus 2023.
Disebutkannya, untuk menikah siri dengan perempuan lain baik gadis maupun janda, perlu izin dari istri pertama. Maka menurut dia, yang lebih patut memberikan penjelasan tentang hal itu adalah pemuka adat.
“Saya kesana agar tidak terjadi kekerasan, soal pernikahan siri antara beliau dan janda itu, yang lebih pantas memberikan penjelasan adalah pemuka adat,” katanya.
Baca juga : Heboh, Manager Perusahaan di Banyuasin Digerebek Lagi Tidur di Rumah Janda
Sementara itu, sang manager PT Melania Indonesia inisial So, hingga kabar ini ditayangkan belum diperoleh penjelasannya.
Pewarta : Shr


































Respon (2)