/
/
banner 728x250
BanyuasinDaerahSumsel

Warga Menduga, Pelaksanaan Peningkatan Jalan Alfa One – Tanjung Sari Tak Sesuai RAB

1465
×

Warga Menduga, Pelaksanaan Peningkatan Jalan Alfa One – Tanjung Sari Tak Sesuai RAB

Sebarkan artikel ini
banner 728x250

BANYUASIN – Pengerjaan pembangunan peningkatan jalan Alfa One – Tanjung Sari Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin dipertanyakan masyarakat, diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Proyek pembangunan peningkatan jalan yang bersumber dari Dana APBD Banyuasin 2024 sebesar Rp5.928.882.543,63 itu tampak membagongkan.

Pasalnya, peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer itu tidak dilakukan peningkatan secara menyeluruh, melainkan diselang-selang.

Salah satu warga setempat mengatakan, dirinya dan warga lainnya dibuat bingung dengan cara pengerjaan pembangunan jalan tersebut.

“Kami bingung, anggaran sebesar itu apa masih kurang, kenapa tidak dilakukan peningkatan secara menyeluruh,” kata warga setempat yang tak mau disebut namanya.

Padahal jelas lanjutnya, pada papan proyek tertulis nama kegiatan yakni peningkatan jalan Alfa One sampaikan Tanjung Sari.

“Seharusnya peningkatan jalan dilakukan secara menyeluruh dari jalan Alfa One sampai Tanjung Sari.”

“Tapi ini kenapa ada yang cor dan ada yang tidak di cor, bagian yang tidak di cor itu hanya di siram aspal tipis,” katanya, alasannya karena cor-coran yang lama masih bagus.

Warga setempat juga membenarkan bahwa cor-coran yang lama masih bagus, akan tetapi mereka mempertanyakan kemana larinya anggaran yang seharusnya digunakan untuk melakukan pengecoran secara menyeluruh.

“Benar coran lama masih bagus, tapikan RABnya tetep, paling tidak ya ditambahin panjang pengerjaan jalannya, agar tidak menguntungkan salah satu pihak dan merugikan rakyat, karena itu uang rakyat,” bebernya.

Sementara, Pihak PPK di Dinas PUPR Banyuasin Dedi Handiyanto mengatakan, hal tersebut dilakukan emang sudah sesuai kesepakatan antara PPK, Penyedia, Lurah, RT, dan masyarakat setempat.

“Kondisi yang masih bagus tidak kita cor ulang, kami lewatin. Kami cari titik-titik yang rusak parah. Dan lebihurgen dari segi kebutuhan,” kata Dedi saat di konfirmasi wartawan via pesan Whatshapp, Jum’at(26/07/2024).

Baca Juga :  Kemeriahan HUT Desa Rama Agung ke-62 Bersama Bupati ASA

Ia juga menjelaskan, panjang penanganan aspal jalan tersebut sepanjang 2.800 meter dan panjang penanganan beton f’20 1.772 meter.

“Untuk penanganan aspal itu aspal siram atau aspal beras,” singkatnya.

Pewarta : Shr

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *