/
/
banner 728x250
AdvertorialBengkulu UtaraRagam

Pemkab BU Beri Bantuan Biaya Pendampingan Pengobatan Masyarakat Kurang Mampu

547
×

Pemkab BU Beri Bantuan Biaya Pendampingan Pengobatan Masyarakat Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Bupati BU Arie Septia Adinata saat memberikan bantuan
banner 728x250

BENGKULU UTARA, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara (BU) di era Bupati Arie Septia Adinata, SE, M.Ap kembali memberikan bantuan biaya pendampingan pengobatan bagi keluarga kurang mampu/prasejahtera. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

Bantuan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2025 dan disalurkan langsung kepada penerima.

Salah satu wujud perhatian pemerintah daerah setempat dibuktikan dengan menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Pardisi (50 tahun), warga Desa Rama Agung, Kecamatan Arga Makmur, yang akan menjalani pengobatan mata di Bandung.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memberikan bantuan senilai Rp 5 Juta kepada Pardisi, yang merupakan peserta BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) guna meringankan biaya selama pengobatan.

Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan keluarga prasejahtera, mendapatkan hak yang sama dalam kesejahteraan dan akses layanan kesehatan.

“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun layanan kesehatan. Kami berharap program ini dapat bermanfaat dan membantu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara bersama Kepala BPKP Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu (Foto : tahun 2022)

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Agus Sudrajat, S.KM, MM mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara akan terus melakukan berbagai program sosial guna mendukung kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi dan misi Bupati dalam membangun daerah yang lebih inklusif dan sejahtera.

Program ini kata Agus Sudrajat sudah berjalan sejak akhir tahun 2022. tahun 2022 itu disalurkan bantuan sebesar Rp 50 juta. Kemudian di tahun 2023 sebesar 150 juta, tahun 2024 Rp. 300 juta. Sedangkan untuk tahun 2025 ini dianggarkan sebesar Rp 800 juta.

Baca Juga :  Jaksa Geledah Sekretariat DPRD, Diduga Bakal Menyeret Sejumlah Tersangka

“Terkait bantuan dimaksud, Dinsos sudah tersalurkan ke masyarakat Pra sejahtera yang disampaikan oleh Bupati Terkahir bantuan pengobatan dan transport warga kurang mampu di Bengkulu Utara,” kata Agus Sudrajat Kamis (13/03/2025).

Awal tahun 2025 ini, lanjut Agus, sudah tercatat 52 pasien. Ada 14 pasien yang di rawat di luar Provinsi Bengkulu, kemudian 38 pasien di rawat di dalam wilayah provinsi  Bengkulu Utara, total penyaluran sebesar Rp 105.750.000.

“Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, warga pra sejahtera yang sudah terbantu untuk memenuhi kebutuhan pangan dan nutrisi penyandang disabilitas maupun pengobatan pasien tidak mampu,” ucapnya.

Agus Sudrajat juga menuturkan, Dinsos BU sudah kolaborasi dengan pihak kemensos melalui sentra darma guna bengkulu terkait pengobatan pasien TN Roin Petrus Rois warga padat karya, tidak mampu yang sudah masuk dalam DTKS,.

Sehingga pasien di inapkan di sentra darma bengkulu setelah itu langsung di rujuk dan dampingi oleh petugas kemensos dari bengkulu ke jakarta. Sampai dengan di tujuan akan di inapkan di sentra darma guna Bandung – Jawa Barat.

Pasien dibantu dengan fasilitas dan akomodasi serta transportasi antar jemput rumah sakit pulang pergi sampai dengan selesai pengobatan,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, Iskandar Novianto, ak, M. Si, CfrA. QIA. CIPSAS. CGCAE saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler mengatakan, urusan sosial merupakan urusan yang sangat penting.

“Bukan sekedar materi namun menyangkut nilai-nilai kemanusiaan yang harus diangkat pada mereka yang mengalami permasalahan sosial. Program bantu rakyat ini satu satunya yang ada di provinsi bengkulu, masyarakat miskin tidak hanya mendapat bantuan BPJS, tetapi juga bantuan transportasi dan akomodasi untuk pasien,” ucap Iskandar Novianto. .

Baca Juga :  Upaya PLN ULP Arga Makmur Tingkatkan Pelayanan Didukung Pemerintah Desa

Dia juga berharap semoga bisa bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar beban masyarakat dapat diringankan serta mensejahterakan masyarakat kurang mampu.

“Kita berharap kabupaten di provinsi bengkulu bisa membuat program yang sama. Dan menjadi program nasional.” ujar Iskandar.

Pewarta : Gilang

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *