REJANG LEBONG, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong terus memperkuat kapasitas layanan kesehatan dengan menambah tiga dokter spesialis baru serta menyiapkan sarana pendukung untuk pengoperasian alat kesehatan canggih bantuan Kementerian Kesehatan. Langkah ini dilakukan guna memperkokoh peran rumah sakit tersebut sebagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut bagi masyarakat di wilayah Rejang Lebong dan daerah sekitarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Rejang Lebong, drg. Asep Setia Budiman, mengatakan penguatan layanan dilakukan melalui pemenuhan sumber daya manusia medis serta peningkatan fasilitas penunjang agar pelayanan spesialistik dapat diberikan secara optimal.
Menurutnya, sebagai rumah sakit rujukan regional, RSUD Rejang Lebong tidak hanya melayani pasien dari dalam kabupaten, tetapi juga menerima rujukan dari puskesmas di wilayah kabupaten tetangga. Karena itu, kesiapan tenaga medis ahli dan fasilitas kesehatan menjadi hal yang mutlak dipenuhi.
Saat ini, RSUD Rejang Lebong telah menambah tiga dokter spesialis baru, yaitu dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), dokter spesialis mata, serta dokter spesialis patologi anatomi. Kehadiran tenaga medis tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan spesialistik yang sebelumnya masih terbatas.
Dengan bertambahnya dokter spesialis ini, sejumlah layanan medis yang sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah kini dapat ditangani langsung di RSUD Rejang Lebong. Hal ini dinilai akan mempercepat proses diagnosis dan penanganan pasien, sekaligus mengurangi beban biaya serta waktu tempuh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Selain penguatan sumber daya manusia, pihak rumah sakit juga tengah bersiap menyambut bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Bantuan tersebut meliputi pengadaan unit CT Scan, Cathlab (laboratorium kateterisasi jantung), serta Mamografi yang akan dilengkapi dengan bangunan penunjang operasionalnya.
Meski program pengadaan ini telah direncanakan sejak tahun lalu, prosesnya masih berjalan karena sejumlah persyaratan teknis dan kesiapan sarana prasarana harus dilengkapi terlebih dahulu sebelum alat dikirim dan dioperasikan.
Jika seluruh fasilitas tersebut telah tersedia, RSUD Rejang Lebong diproyeksikan mampu meningkatkan standar pelayanan medis, terutama dalam penanganan penyakit jantung dan pemeriksaan diagnostik tingkat lanjut. Kehadiran fasilitas itu juga diharapkan memperkuat fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan regional bagi masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu bagian tengah dan sekitarnya.
Pewarta : Zul


































