KONKRET.ID – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Armed Wijaya, MH melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Anuardi, S.I.K., M.Si., CPHR menepis informasi tidak benar yang menyebarkan informasi berupa foto-foto para pelaku penculikan.
Foto-foto tersebut disebarkan di sejumlah grup WhatsApp menampilkan screenshot (tangkap layar) yang berisi9 foto terdiri dari 5 orang wanita dan 4 orang laki-laki. Dibawah foto terdapat tulisan, “Mohon di sebarkan group Rt masing2 agar warga kita mengenali wajah2 para pelaku penculik anak”.
Faktanya, kata Kabid Humas, hal tersebut terkait dengan hoaks selebaran foto pelaku penculikan anak pada tahun 2018 lalu. Pelaku penyebarnya sudah ditangani oleh Polres Blitar.
“Kepada masyarakat kami imbau untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan informasi yang didapatkan memiliki sumber yang dapat dipercaya atau dapat menanyakan langsung ke kepolisian setempat,” terangnya, Jum’at (20/01/2023).
Selain itu, Kabid Humas mengatakan ada kebiasaan di masyarakat untuk buru-buru meneruskan informasi secara cepat tanpa mempertimbangkan kebenaran isi yang disebar. Hal ini dapat berdampak negatif karena dapat disalahartikan oleh masyarakat luar hingga berujung gangguan kamtibmas. [*]



































