BENGKULU UTARA, 12 Agustus 2024 – Pengelolaan kegiatan ketahanan pangan di Desa Pasar Ketahun, Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu dipertanyakan warga setempat. Pasalnya, pengelolaan penanaman jagung yang dilaksanakan dinilai akan mengalami gagal panen sehingga berakibat kepada penganggaran dana yang sia-sia.
Salah seorang warga setempat kepada awak media Konkret.id menuturkan, pihaknya merasa penasaran lantaran kondisi tanaman jagung tersebut terlihat sangat memprihatinkan.’
“Terlihat jelas bahwa tanaman jagung yang dikelola dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) tahun 2024 ini sangat memperihatinkan. sementara kita tahu persis dana yang dianggarkan mencapai 168 Juta lebih,” ungkap warga dimaksud, Senin (12/08/2024).
Dengan kondisi demikian warga sangat menyayangkan anggaran yang sedemikian besar tidak dikelola dengan baik. Dan warga juga berharap ada perhatian dari pihak yang berwenang untuk menelusuri mengapa sampai terjadi demikian.
“Saat itu timbul berbagai anggapan negatif dari warga masyarakat karena dana yang dianggarkan tersebut tergolong cukup besar,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pasar Ketahun, Septa, hingga berita ini ditayangkan belum berhasil diperoleh penjelasannya.
Pewarta : Tim DP.4


































