/
/
banner 728x250
BudayaDaerahRejang Lebong

Grebeg Suro Jaranan 2025 Meriahkan Curup, Bupati Rejang Lebong Langsung Melepas Peserta

547
×

Grebeg Suro Jaranan 2025 Meriahkan Curup, Bupati Rejang Lebong Langsung Melepas Peserta

Sebarkan artikel ini
banner 728x250

REJANG LEBONG, – Suasana meriah mewarnai Jalan Sukowati, Curup, saat Bupati Rejang Lebong, H.M. Fikri Thobari, SE., MAP, secara langsung melepas peserta kirab budaya Grebeg Suro Jaranan 2025. Kegiatan tahunan yang menampilkan kirab gunungan hasil bumi, atraksi barongan, dan kesenian jaranan ini disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati area pusat kota, Minggu (20/07/2025).

Acara pelepasan berlangsung di depan Rumah Dinas Bupati dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Rejang Lebong Intan Larasita Fikri, Ketua DPRD Juliansyah Yayan beserta sejumlah anggota DPRD, serta unsur Forkopimda. Dalam sambutannya, Bupati Fikri mengapresiasi semua pihak yang berperan dalam pelestarian budaya lokal.

“Grebeg Suro adalah agenda budaya tahunan yang akan terus kami kembangkan untuk memperkuat identitas daerah. Tahun depan, Insya Allah, akan lebih besar lagi,” ujar Fikri.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan budaya semacam ini memiliki nilai ekonomi yang besar, terutama dalam mendorong sektor pariwisata dan UMKM. Menurutnya, kedatangan wisatawan dapat menggerakkan ekonomi lokal mulai dari hotel, rumah makan, hingga pelaku usaha kecil lainnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati memberikan apresiasi khusus kepada Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL) yang secara konsisten menjaga seni tradisi daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya melestarikan budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PKKKRL Hidayatullah menyebutkan bahwa tahun ini kirab budaya diikuti oleh 25 grup kuda kepang dan sejumlah grup tari kreasi dari berbagai kecamatan.

“Hari ini kita mulai dengan pawai budaya dari rumah dinas. Setelah salat lohor, akan ada pertunjukan jaranan kolosal hingga sore,” jelasnya.

Grebeg Suro Jaranan merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Jawa yang telah tumbuh dan berakar kuat di Kabupaten Rejang Lebong. Acara ini menjadi wadah ekspresi budaya sekaligus momentum memperkuat identitas lokal.

Baca Juga :  Respon Cepat Pemkab BU Terhadap Korban Banjir di Air Sebayur, Dinsos Salurkan Bantuan

Pewarta. Zul

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *