/
/
banner 728x250
DaerahPendidikanRejang Lebong

SMKN 1 Rejang Lebong Resmikan Kelas Industri Jepang

391
×

SMKN 1 Rejang Lebong Resmikan Kelas Industri Jepang

Sebarkan artikel ini
banner 728x250

REJANG LEBONG, – SMKN 1 Rejang Lebong resmi menjalin kerjasama internasional dengan perusahaan asal Jepang, GAIA International, dalam upaya memperluas peluang kerja bagi para siswanya. Kerjasama ini ditandai dengan kunjungan langsung CEO GAIA International, Mrs. Yuri Kusuda, dan Company Employee Mr. Etio Taniguchi ke sekolah tersebut, sekaligus meresmikan Kelas Industri Jepang, pada Sabtu (12/07/2025).

Acara peresmian berlangsung meriah di aula SMKN 1 Rejang Lebong, disaksikan oleh berbagai pihak penting, di antaranya:
Staf Ahli Bupati Rejang Lebong Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan M. Andy Afrianto, Perwakilan Dandim 0409, Perwakilan Polres Rejang Lebong, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Bengkulu Iqbal Bastari, S.Pd., M.M, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Rejang Lebong Syamsir Madani, Direktur LPK Mulia Mandiri Abadi Muhammad Abdul Karim, M.Kesos, serta Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah II Curup Inne Kristanti, S.P., M.Si.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh kepala sekolah, ketua komite, dewan guru, serta perwakilan SMK se-Kabupaten Rejang Lebong. Acara dimulai dengan penuh semangat saat Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Dr. Asep Suparman, S.Pi, M.Pd, membuka sambutan dengan meneriakkan yel-yel: “SMKN 1 Rejang Lebong bisa! Vokasi: Menguatkan Indonesia! Bengkulu: Merah Putih!”

Asep menjelaskan bahwa pembentukan Kelas Industri Jepang ini merupakan respons atas masih minimnya lulusan SMK yang terserap ke dunia kerja, khususnya dalam program kerja ke Jepang. Kehadiran GAIA International dan LPK Mulia Mandiri Abadi diharapkan dapat membuka jalur magang dan penempatan kerja bagi siswa dan alumni di luar negeri.

“Setelah sebelumnya menjalin MoU dengan industri asal Jerman pada 2023, kini kami menggandeng GAIA International dari Jepang. Ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan visi sekolah untuk mencetak lulusan unggul dan berdaya saing global pada tahun 2033,” ujar Asep.

Baca Juga :  Situasi Siang Hari Pada H-4 di Jalan Raya Pemalang Lengang

Dengan kerjasama ini, SMKN 1 Rejang Lebong menjadi SMK pertama di Provinsi Bengkulu yang bermitra dengan GAIA International, menjadikannya sebagai pelopor (pilot project) dalam kerja sama global pendidikan vokasi di wilayah tersebut.

Asep menegaskan bahwa untuk dapat berpartisipasi dalam program ini, siswa harus mempersiapkan diri sejak awal, termasuk belajar bahasa Jepang melalui kelas industri yang baru diresmikan. Pemetaan minat karir juga mulai diterapkan sejak kelas 10, untuk mengarahkan siswa sesuai tujuan mereka: kuliah, bekerja di dalam negeri, luar negeri, atau berwirausaha.

“Kami ingin siswa kami sukses dalam karir mereka. Untuk itu, semua perusahaan besar, baik dari dalam maupun luar negeri, yang ingin bekerjasama akan kami sambut dengan tangan terbuka,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, CEO GAIA International, Mrs. Yuri Kusuda, menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir secara langsung di Sumatera, dan berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak nyata.

“Saya sangat bahagia karena hari ini saya bisa melakukan sesuatu di Sumatera. Sejak tahun 2011, kami telah memberikan kesempatan kepada lebih dari 2.000 anak-anak Indonesia untuk bekerja di Jepang. Fokus kami adalah memberikan kesempatan kepada mereka yang memiliki kemampuan dan keahlian,” ungkap Mrs. Kusuda.

Ia menambahkan bahwa GAIA bukan sekadar perusahaan yang mempekerjakan orang, tetapi membangun hubungan kekeluargaan dengan semua yang terlibat.

“Saya mengundang siapa pun yang menjadi karyawan di masa depan. Bagi kami, mereka bukan hanya karyawan, tetapi bagian dari keluarga saya. Karena makna GAIA sendiri adalah pusat kebaikan di muka bumi ini,” lanjutnya dengan penuh haru.

Pewarta. Zul

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *