KONKRET.ID BENGKULU – Guna mengatasi inflasi di Provinsi Bengkulu dan akan diperuntukan jika inflasi disebabkan karena komoditi pangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan menggunakan Dana Belanja Tak Terduga (BTT).
“Kami akan menyiapkan dana dari BTT jika inflasi di Provinsi Bengkulu dikarenakan dari sektor pangan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Rabu.
Ia menyebut, anggaran BTT tersebut akan digunakan dengan cara mengadakan operasi pasar guna menekan dan menstabilkan harga pangan.
Kegiatan pengendalian inflasi tersebut dilakukan terhadap kebutuhan pokok yang paling terdampak dan menjadi penyumbang tertinggi terjadinya inflasi.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan bahwa inflasi di Bengkulu terjadi karena harga tiket pesawat yang masih tinggi.
Hal tersebut dikarenakan adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu sehingga beberapa harga akomodasi transportasi mengalami kenaikan.
“Nanti akan kita pantau sebab secara nasional karena penyumbang inflasi dikarenakan harga tiket yang cukup tinggi dan tentu kebijakan tersebut akan diintervensi secara nasional,” ucapnya. [**]


























