/
/
banner 728x250
AdvertorialDaerahRagamRejang Lebong

Perjuangan Tukang Ledeng Tirta Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong

616
×

Perjuangan Tukang Ledeng Tirta Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong

Sebarkan artikel ini
Bagian staf transmisi dan distribusi Perumda Air Minum Tirta Bukit . Kaba Kab. Rejang Lebong. (foto : doc)
banner 728x250

REJANG LEBONG, 05 September 2024 – Wujud perjuangan tukang ledeng atau insan PDAM Tirta Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong terbukti dengan tercipta ungkapan “Era Baru Air Mengalir Sampai ke Hati“.

Ungkapan itu disampaikan guna memberikan semangat kerja bagi segenap insan PDAM yang tak kenal lelah dalam melayanui pelanggan di Kabupaten Rejang Lebong

Ditegaskan oleh Direktur PDAM Tirta Bukit Kaba Hendra Novianzah S.E, M.M, melalui Staf Transmisi dan Distribusi, Sudianto, melayani masyarakat akan kebutuhan Air bersih merupakan tugas pokok tukang ledeng.

Menurut Sudianto, pekerjaan tukang ledeng yang sudah menjadi tugasnya dilakukan dengan ikhlas dan tanggung jawab. Tukang ledeng bekerja memilih bahagia dan penuh keikhlasan.

“Bekerja itu ibadah, kami tukang ledeng memilih bahagia penuh keikhlasan. mengabdi sepenuh hati, tak kenal lelah. pantang menyerah, pantang tugas tak tuntas, kami siap memperbaiki diri menjadi maju dan lebih baik, “Maju usaha, lebih baik pelayanannya,” ungkapnya.

Segenap tukang ledeng Tirta Bukit kaba, bekerja tak kenal lelah, empat kata itu layak disematkan kepada karyawan bagian teknik Tirta Bukit Kaba, tak terkecuali bagi mereka yang bertugas di bidang lain.

Dikenal sebagai Tukang Ledeng, mereka berada di garda terdepan untuk memberi pelayanan, perbaikan, perpipaan, hingga distribusi air kepada pelanggan yang ada di wilayah kerja mereka.

Perjuangan Tukang ledeng menjadi lebih berat saat krisis air dan musim kemarau, menggali lubang untuk memperbaiki pecahnya pipa air dengan cuaca panas terik, masuk ke siring-siring kotor dan sempit kadang bekerja hingga larut malam.

Lebih jaug dijelaskannya, semakin bertambah jumlah warga masyarakat dan persoalan infrastruktur. Misalnya, distribusi air yang tidak mengalir hingga beberapa hari, disebabkan pecahnya pipa yang ditanam di bawah jalan.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Penyampaian LKPJ 2025

“Karena ada beban yang berat, lama kelamaan, pipa tersebut pecah. Petugas kesulitan melakukan perbaikan. Dibutuhkan waktu, bahkan hingga berhari-hari. Karena petugas harus menggali jalan dan persoalan teknis lainnya. Namun demikian tukang ledeng tidak pernah menyerah, selalu berusaha mencari solusi guna memberikan pelayanan kepada pelanggan,” ungkapnya.

Dia juga menyebut, dukungan dari Direktur Tirta Bukit Kaba Hendra Novianzah S.E, M.M yang akrab disapa HENDRO, yang sekarang mengupayakan untuk pengadaan alat-alat perbaikan yang lebihdan baik guna membantu memudahkan pekerjaan di lapangan.

“Meskipun dengan tarif air yang sangat murah, hujan ataupun panas tukang ledeng tetap bertugas untuk menyelesaikan laporan-laporan atau keluhan pelanggan, tentunya semua ini dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.

Pewarta : zul

Please follow and like us:
Pin Share
Ikuti konkret.id di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *